Wah! Si Paijo Sekarang Sudah Jadi Artis !!

Pagi itu terasa begitu damai, seperti biasa sebelum berangkat bekerja, Broto menyempatkan untuk sarapan santai bersama keluarga, meminum kopi sambil membaca Koran. Tiba-tiba matanya terkunci ke sebuah gambar di Koran, saking kagetnya ia tersedak, kopi yang sedang diminumnya nyaris tersembur.

“Kenapa Masbro??”, tanya kakaknya, Sistri. “Ini nih mbak sis! Kamu inget Paijo nggak? Temen main kita dulu yang suka kita iket di pohon? Sekarang dia udah jadi Artis!! Nih liat “. Broto menunjukkan gambar yang dilihatnya tadi pada Sistri tadi, yaitu Sebuah Print Ad iklan minuman  “Teh Botol Cokro” , dengan menampilkan seorang Pria yang sedang disiram teh dingin.

“wih!! Iya , ini kan paijo ya! Hebaat dia sudah jadi Artis!! Kaya ya dia berarti sekarang! Aku jadi bangga pernah jadi temennya!” kata sistri sambil merebut Koran yang sedang dibaca Broto….

Lalu , apakah benar Paijo itu Artis? Bagaimana Prosesnya wajah Paijo yang dulu sering di “bully” oleh Broto dan Sistri itu bisa muncul di Sebuah iklan Cetak minuman “Teh Botol Cokro”?

 

Client Brief

Tim Brand dari Cokro mempunyai sebuah produk baru, mereka ingin mengiklankan produk tersebut, maka mereka memanggil beberapa Advertising Agency dan menyampaikan maksud mereka melalui sebuah pitch. Salah satu agency yang hadir adalah Agency V.

 

Creative Process 1 : Brainstorming

Keesokan Harinya, Agency V kemudian melakukan “Brainstorming” bersama tim Creative, setelah beberapa jam meng-elaborasi ide dari langit dan bumi, terciptalah sebuah konsep yang dipercaya dapat merepresentasikan dan menjual brand baru Teh Botol Cokro,.

 

Creative Process 2 : Implementation

Tim Creative beserta Tim Graphic Designer kemudian mencoba memvisualisasikan konsep yang telah dicetuskan kedalam sebuah “Mockup Iklan”, mereka menggambarkan seorang pria yang sedang disiram teh dingin dan terlihat sangat menikmati dan tenggelam dalam kesegaran.

Untuk memvisualisasikan konsep ini tim Graphic Designer menggunakan beberapa stock image dari Bank Image mereka dan kemudian di Compile menjadi satu  Mockup Iklan. Mockup Iklan yang telah selesai tersebut kemudian dicetak menggunakan kertas tebal dan disajikan dalam bentuk Poster.

 

Client Presentation 1

Agency V melakukan presentasi dengan meyakinkan, visualisasi mereka yang sangat kuat, dan konsep mereka yang outstanding, membuat tim Brand dari Cokro sangat terpukau, dan terpilihlah mereka sebagai Advertising Agency yang akan membuat Iklan baru Teh Botol Cokro.

 

Client Presentation 2

Beberapa hari setelahnya, Agency V kembali datang lagi dan menunjukkan beberapa foto pria yang kira-kira cocok untuk dijadikan Talent Utama dari iklan ini. Foto-foto ini adalah Foto talent database yang pernah menjadi Model untuk iklan2 sebelumnya yang pernah dikerjakan agency V.

 

Creative Process 3 : Casting

Dari model2 yang diajukan, terpilih 3 orang. Tim Fotografer Agency V melakukan casting dan test photo shoot didampingi oleh Tim Brand The Botol Cokro.

 

 

Namun setelah melakukan review, hasil casting dan test photoshoot, tiba-tiba Tim Brand Cokro masih belum ajeg juga dengan model2 yang diajukan oleh Agency V. Deadline yang sudah cukup dekat membuat tidak mungkin mencari talent lagi diluar talent database agency. Stress dan kebuntuan pun terjadi didalam ruang meeting Cokro yang sebetulnya sangat nyaman.

Tiba-tiba datanglah Paijo kedalam Ruang Meeting, Paijo yang seorang OB, kebetulan membawakan minuman Teh Botol Cokro untuk seluruh peserta Meeting. Ditengah suasana yang menjadi suram, Tidak sengaja paijo tersandung kabel laptop yang malang melintang , Paijo jatuh, dan tumpahlah seluruh isi minuman yang dingin itu ke wajahnya, ekspresi culunnya membuat seluruh peserta meeting tertawa terbahak-bahak.

Si Creative Director dari Agency V nyeletuk “ wah Kenapa nggak mas ini aja yang kita jadikan model?? Ekspresinya cocok banget tuh! “. Celetukan ini disambut baik oleh Client, dan terpilihlah Paijo sebagai model iklan The Botol Cokro.

 

 

Creative Process 4 : Photoshoot

Proses photoshoot dilakukan di sebuah studio foto, dihadiri oleh tim fotografer & tim Creative dari Agency V. Photoshoot dilakukan seharian hingga semua stock shoot dirasa sudah cukup memuaskan. Kemudian stock shoot dibawa oleh tim Creative dan diberikan pada tim Graphic Designer.

 

Creative Process 5 : Final Result

Arahan konsep dari Creative, visualisasi digital imaging oleh Graphic Designer, dan kata-kata content/isi iklan oleh Copywriter, terkompilasi menjadi satu kedalam sebuah Print-Ad utuh., hasil print-Ad utuh ini kemudian dikirimkan ke klien untuk Approval.

 

Client Approved

Setelah Tim brand Cokro menyetujui iklan tersebut, maka Graphic Designer kemudian mengirimkan File mentah kepada FA Artist, dibuatlah beragam ukuran FA ( Finalized Artwork ) sesuai dengan dimensi koran dan Majalah yang akan menayangkan iklan ini. Media buying & Placement telah dilakukan sebelumnya oleh rekanan dari Agency V, dan file FA dikirimkan langsung ke Pihak Media sebelum Koran & Majalah nya naik cetak.

 

Dan Tampil lah wajah paijo yang culun tersiram Teh di salah satu halaman koran pagi ini, jadi, apakah Paijo “ Sudah Jadi Artis”??…..

 

 

 

Ferry Riskyandhie
Sr. Creative Manager

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *